Pekan pertama di tahapan kepompong, saya memutuskan untuk puasa dari distraksi saat beres-beres rumah. Nah, di pekan kedua ini, saya memutuskan untuk puasa media sosial (Instagram dan Facebook). Intinya masih seputar puasa dari berbagai hal yang menjadi distraksi ketika saya melakukan aktivitas, khususnya yang secara langsung berpengaruh terhadap produktivitas saya. Latar belakang saya memutuskan untuk puasa media sosial khususnya instagram dan facebook adalah sebagai bentuk rangkaian "manajemen gadget" yang ingin saya perbaharui. Saat ini, gadget seperti dua sisi mata uang, yang jika kita tidak pandai mengelolanya bisa menghambat produktivitas kita. Begitupun sebaliknya jika kita mampu mengelolanya dengan bijak, justru bisa membantu melejitkan produktivitas kita. Ya, sekali lagi kuncinya ada pada manajemen. Kenapa saya hanya puasa dua media sosial ini (IG & FB) ? Pertama , karena memang puasa media sosial perdana ini tujuannya lebih untuk mengetahui ketahanan sa...