Skip to main content

Posts

Mendongeng dan Sebuah Kebersamaan

Alhamdulillah tantangan level 10 berhasil dilewati dengan penuh kegembiraan dan tanpa "beban", hehee..Ya, melakukan sesuatu yang menjadi passion kita memang selalu terasa ringan dan menyenangkan. Apalagi saya dan Sabrina memiliki kecenderungan yang sama yaitu senang bercerita dan mendengarkan cerita. Alhasil tantangan kali ini adalah tantangan yang membuat kami berdua berbinar-binar. Mendongeng bisa dibilang adalah aktivitas yang sudah menjadi rutinitas harian kami. Nah, apa yang menjadi pembelajaran bagi saya pribadi di tantangan kali ini? Ternyata, meskipun sudah menjadi rutinitas, justru banyak hal yang belum saya tahu tentang teori mendongeng itu sendiri. Sejak kecil saya hanya menjadi penikmat saja dalam mendongeng. Karena saya merasakan manfaatnya maka saya bisa menikmati aktivitas ini hingga kini. Sebagai seorang ibu khususnya, saya pribadi jadi termotivasi untuk mengupgrade diri mendalami lebih dalam tentang mendongeng, khususnya tentang teknik mendongeng, manfaa...

Apa Perasaanmu Hari Ini?

[Dokumentasi pribadi] Perjalanan membersamai tumbuh kembang anak pertama sungguh memberikan banyak pembelajaran bagi saya pribadi untuk memahami peran seorang ibu. Episode awal menjadi seorang ibu dipenuhi oleh pengalaman yang memungkinkan seorang ibu menjadi orangtua "sumbu pendek". Betapa tidak, hampir setiap jam terdengar tangisan dari seorang bayi kecil di hadapannya. Entah karena lapar, kepanasan, bosan, dsb. Episode berlanjut dengan fase di mana anak mulai sering tantrum. Saat itu saya terkaget-kaget menyaksikan seorang anak balita di hadapan saya yang menangis menjerit tiada henti, bahkan sambil berguling-guling, terkadang meronta. Berbagai jurus pun mulai dicoba mulai dari mengalihkan perhatiannya dengan menawarkan makanan kesukaannya, mengajaknya keluar melihat teman bermainnya, bahkan menyodorkan gadget berupa video yang bisa membuat tangisannya mereda. Namun, ternyata berbagai cara tersebut juga terkadang tidak berhasil membuat anak berhenti menangis. Nah, y...

Yuk Kita Mendongeng Setiap Hari!

Menceritakan pengalaman mendongeng bagi saya selalu menyenangkan. Karena memang selalu banyak hal baru yang didapat. Khususnya pembelajaran saya sebagai seorang ibu untuk lebih memahami Sabrina. Apalagi mendongeng adalah salah satu aktivitas yang sejauh saya amati mampu membuat Sabrina berbinar. Ketika lelah dan kantuk melanda, melihat binar mata Sabrina dan tawanya yang "renyah" membuat saya berusaha tetap membersamai Sabrina dalam mendongeng. Meskipun ya terkadang butuh "kompromi" 😂. Akhir-akhir ini Sabrina sedang dalam fase "ketagihan" mendongeng. Hal itu membuat saya sedikit kewalahan. Apalagi jika permintaan itu muncul saat saya sedang melakukan aktivitas yang lain. Nah, yang paling menantang adalah saat saya harus mengusir rasa kantuk dan lelah sekedar untuk bercerita. Tujuh belas hari menuliskan proses mendongeng membuat saya semakin menikmati aktivitas itu. Karena tanpa sadar, meskipun muncul kondisi lelah tadi, namun secara jujur mendongeng s...

Spontanitas dalam Mendongeng

Menuliskan proses membersamai Sabrina setiap hari tanpa sadar membuat saya banyak belajar. Dari kegiatan harian yang hampir 24 jam kami lakukan bersama ternyata jika dituliskan selalu saja ada hikmah yang bisa diambil bagi saya pribadi. Jurnal perjalanan kami setiap hari seolah menjadi jurnal pembelajaran kami. Aktivitas harian kami mayoritas dilakukan di rumah. Mungkin sekilas jika dibuat rincian kegiatan, betapa aktivitas kami begitu "monoton", terlihat seperti aktivitas yang membosankan. Melakukan suatu rutinitas yang sama. Memang benar, di suatu fase terkadang saya pun merasakan hal ini. Rasanya tidak ada sesuatu yang "menantang" ataupun hal-hal baru yang dilakukan. Namun, ketika saya mau sedikit berpandangan jernih dan berpikiran positif, ternyata dari satu kegiatan yang sama bisa menghasilkan banyak hikmah yang tiada tara. Hari ini kegiatan mendongeng bersama Sabrina seperti biasa tidak dijadwalkan secara kaku. Jujur saya lebih menikmati aktivitas "fo...

Mendongeng dengan Media Buku

Ada satu hal menarik yang mungkin perlu saya tuliskan dalam catatan pembelajaran Sabrina, yaitu tentang proses bagaimana Sabrina "berkenalan" dengan buku, berimajasi dengan buku, hingga akhirnya ketagihan dengan buku. Seperti yang sudah saya tulisakan sebelumnya, buku merupakan salah satu media yang pertama kali membantu saya untuk mendongeng kepada Sabrina. Proses itu dimulai secara intens saat usia Sabrina menjelang dua tahun. Awalnya seperti anak balita lainnya, mungkin buku hanya sekedar dibolak balik, meskipun di usia segitu seingat saya Sabrina sudah tidak merobek buku. Rentang konsentrasi Sabrina saat itu pun masih belum bisa terlalu lama menyimak. Terkadang banyak hal yang bisa membuat Sabrina teralihkan dari aktivitas membaca dan mendongeng. Lama kelamaan karena rutin dilakukan, seolah secara spontan sebelum tidur Sabrina meminta saya untuk membaca buku dan bercerita. Buku pun mulai berserakan di mana saja. Sabrina mulai tau buku yang dia sukai. Seringkali ingin ...

Ketika Anak Ketagihan Mendongeng

Tak terasa sudah dua minggu kami menjalani tantangan level 10. Banyak pembelajaran yang kami dapatkan. Namun, satu hal yang paling berharga di tantangan kali ini adalah ketika saya melihat binar mata Sabrina yang tak pernah pudar. Ya, Sabrina sedari awal masa tumbuh kembangnya memang sangat senang dengan aktivitas mendongeng. Saya jadi teringat dengan momen di saat Sabrina masih berumur sekitar satu tahun, Sabrina sudah tertarik untuk membuka tutup buku. Seolah Sabrina merasakan kenyamanan ketika saya membacakan cerita. Maka, bisa dibilang Sabrina memang bisa cukup lama berkonsentrasi dan akan "anteng" jika mendengarkan cerita. Alhamdulillah di usianya yang baru 3.5 tahun, Sabrina mau memilih sendiri buku yang ingin diceritakan. Bahkan kini, berbagai jenis mainan yang dia miliki bisa menjadi sumber imajinasi bagi Sabrina untuk mendongeng alias berceloteh khas anak balita. Tentu dengan alur cerita yang belum tertata. Namun, sekali lagi yang paling utama adalah ketika melih...

Mendongeng tentang Jari

Aktivitas mendongeng yang kami lakukan bersama alhamdulillah membuat kami bahagia. Ya, sesederhana kami bisa tertawa bersama sambil menikmati kebersamaan. Mungkin momen seperti ini yang akan membuat saya merasa kangen suatu hari nanti. Terkadang tanpa sadar Sabrina sudah menjadi "sahabat" yang bisa membuat saya kembali bersemangat saat badan merasa lemah. Celotehnya dan kepolosan imajinasinya yang selalu bisa mencairkan suasana. Membuat pikiran yang sedang "mumet" pun tiba-tiba terasa lebih ringan. Alhamdulillah kini Sabrina sudah bisa menjadi teman "ngobrol" yang asyik. Tentu ngobrol dengan anak balita bukan tentang curhat rumah tangga, wkwkwk..tapi, celoteh dan pertanyaan serta jawaban spontannya yang selalu berhasil membuat saya tergelitik hingga tertawa renyah penuh dengan kebahagiaan. Sore ini kami makan bersama. Tiba-tiba dari mulut mungilnya terdengar irama dengan lirik lagu hasil imajinasinya. Ya, Sabrina tiba-tiba bernyanyi tentang jari. Tentu...